Kamis, 10 Januari 2013
Selasa, 27 November 2012
ini baru bahan bakar ekonomis (Bahan Bakar Urin)

Para ilmuan di negara kincir angin berhasil memanfaatkan urin atau air seni yang kita kenal sebagai air kencing manusia. Dengan dibiayai pemerintah Belanda hasil penelitian itu amat menjanjikan.Tidak henti-hentinya pemerintah di Indonesia menyelesaikan masalah tentang kenaikan bahan bakar minyak (BBM). Namun terdengar berita mengherankan yang datangnya dari Belanda, yaitu tentang urin atau air seni yang bisa di jadikan bahan bakar dan berpotensi menggantikan bahan bakar dari minyak bumi (BBM).
Sumber: www.havoi.com
Minggu, 25 November 2012
Bakar Sabut Kelapa, Rp 13 Triliun Menguap
Setiap butir sabut kelapa rata-rata menghasilkan serat sabut kelapa atau dalam perdagangan internasional disebut coco fiber sebanyak 0,15 kilogram, dan serbuk sabut kelapa atau coco peat sebanyak 0,39 kilogram.
Harga penjualan coco fiber di pasar dalam negeri berkisar Rp 2.000 - Rp 2.500 per kilogram, dan coco peat berkisar Rp 1.000 - Rp 1.500 per kilogram.
Demikian diungkapkan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan AISKI, Ady Indra Pawennari, usai melakukan pertemuan dengan beberapa importir coco fiber dan coco peat asal China, Singapura, dan Malaysia di Sungai Guntung, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, Sabtu (10/11/2012).
"Ini fakta yang sangat memprihatinkan. Kita kehilangan potensi pendapatan sekitar Rp13 triliun per tahun dari sabut kelapa yang dibakar dan dibuang oleh masyarakt. Semua ini terjadi karena ketidakberdayaan dan kurangnya pengetahuan mereka, akan manfaat sabut kelapa. Karena itu, pemerintah harus bergerak dan AISKI siap diajak kerjasama," ujarnya.
Menurut Ady, sabut kelapa pada sebagian masyarakat pesisir Indonesia adalah sampah yang harus dimusnahkan, dibuang dan dibakar pada saat musim kemarau. Namun demikian, di tangan orang-orang kreatif, sabut kelapa yang tidak berguna tersebut dapat diolah menjadi bahan industri yang bernilai ekonomi tinggi.
"Di negara-negara maju, coco fiber banyak digunakan sebagai pengganti busa dan bahan sintetis lainnya. Misalnya, untuk bahan baku industri spring bed, matras, sofa, bantal, jok mobil, karpet dan tali. Sementara coco peat lebih banyak digunakan sebagai media tanam pengganti tanah dan pupuk organik," jelasnya.
Dengan jumlah penduduk 250 juta jiwa, Indonesia sebetulnya merupakan pasar potensial untuk penjualan produk berbahan baku sabut kelapa, seperti penggunaan coco fiber pada spring bed, kasur, bantal, sofa, jok motor, dan tali. Sedangkan coco peat dapat digunakan sebagai pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman holtikultura.
Berdasarkan catatan AISKI, Indonesia walaupun merupakan negara penghasil buah kelapa terbesar di dunia, namun belum banyak berperan dalam pangsa pasar ekspor raw material sabut kelapa untuk kebutuhan dunia. Indonesia hanya mampu memasok sabut kelapa sekitar 10 persen dari kebutuhan dunia. Sementara Srilanka dan India memasok di atas 40 persen
.
sumber: kompas.com
Jumat, 23 November 2012
Desain Rumah Goyang Rumah Kokoh Aman Gempa
Punya Niat Berwirausaha? Lakukan 4 Hal Ini
Mereka yang dapat membayangkan dirinya sedang menjalankan bisnis, dialah yang sering bisa mewujudkan niat wirausahanya. Sedangkan mereka yang selalu dibayangi kekhwatiran bahwa wirausaha adalah sebuah hal yang menakutkan, yang penuh risiko, akhirnya tidak pernah mewujudkan niatnya.
Berikut empat tips yang diharapkan bisa membantu mewujudkan niat wirausaha Anda:
Pertama, cari teman-teman baru. Salah satu cara terbaik untuk mempelajari wirausaha adalah dengan berteman dengan sejumlah pengusaha. Tidak musti berteman dengan pengusaha yang kaya, tetapi bertemanlah dengan pelaku usaha yang biasa di mana dia bekerja untuk dirinya sendiri. Mulai dengan bergaul dengan pengusaha yang dekat dengan tempat tinggal Anda. Itu bisa membantu menciptakan pemikiran, "Jika mereka bisa, maka saya juga."
Bertemulah dengan pelaku usaha dari berbagai industri. Semakin beragam gaya kewirausahaan yang ditemui, maka semakin kaya pengalaman kita.
Lantas bagaimana jika kita tidak kenal satu orang pun pengusaha? Mulailah bertanya dengan orang-orang untuk mengenalkan Anda ke sejumlah pengusaha. Bisa juga dengan mengikuti sebuah kelompok lewat LinkedIn atau Facebook. Cari teman pelaku usaha dari sana. Siapa tahu Anda bisa banyak bertemu pengusaha lewat jejaring sosial tersebut.
Kedua, pilih sejumlah pelaku usaha sebagai panutan. Pelaku usaha yang dijadikan contoh kiranya yang sudah terbukti kesuksesannya di dunia usaha. Mungkin kita tidak bisa berbincang dengan mereka secara dekat, tapi kita bisa melakukan analisa kesuksesannya. Kita bisa memilih sejumlah merek ataupun perusahaan yang kita sukai.
Lalu, coba telaah pemilik usahanya melalui banyak hal seperti situs perusahaannya dan profil pengusahanya di media atau artikel lainnya. Bahkan mungkin ada buku mengenai otobiografi pengusaha tersebut yang bisa kita baca. Pelajari kepribadiannya dan gaya kepemimpinannya yang telah sedemikian rupa membentuk mereka atau perusahaan yang dijalankannya.
Ketiga, coba senangi bisnis kecil sebagai seorang pelanggan. Selain berteman dengan pengusaha, penting juga untuk berhubungan dengan bisnisnya. Tidak perlu langsung berpikir sebuah bisnis besar. Coba lirik sebuah bisnis kecil atau bisnis yang baru saja dimulai yang Anda sukai.
Cari tahu pengalaman atau cerita pemilik usahanya. Apa yang mereka lakukan untuk menjadi berbeda. Lantas berpikirlah sebagai seorang konsumen karena dengan cara itu Anda bisa tahu apa yang menarik yang kiranya bisa diambil sebagai masukan untuk usaha Anda.
Keempat, melawan mitos berbicara bisnis. Maksudnya, sering kali calon pelaku usaha berpikir bahwa dibutuhkan pengetahuan dan keahlian yang mumpuni untuk memulai usaha. Padahal tidak perlu menjadi lulusan MBA untuk berwirausaha.
Apa yang harus dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan berbisnis? Coba berlangganan sebuahmajalah bisnis dan baca sesuatu yang Anda suka. Melalui hal itu, Anda bisa melihat bagaimana seseorang mengembangkan bisnisnya ataupun bagaimana menangani suatu masalah dalam berbisnis.
Jika Anda telah mulai berteman dengan pelaku usaha, belajar banyak dengan membaca apa pun, berpikir lebih mengenai seperti apa menjadi seorang pengusaha, maka Anda akan tahu bahwa berbisnis tidak semenakutkan yang Anda pikir selama ini. Anda pun tidak perlu menunggu suatu waktu untuk menjadi wirausahawan, tapi sesegera mungkin.
sumber: kompas.com
Kamis, 22 November 2012
Pencakar Langit Tertinggi di Dunia Rampung 5 Tahun Lagi
Seperti dilansir Menafn, Senin (16/4/2012), konglomerat Arab Saudi ini menyatakan, dana investasi untuk membangun Kingdom Tower senilai 8,8 miliar riyal Saudi atau sekira Rp21,5 triliun. Angka ini telah bertambah dari sebelumnya yang pernah disampaikan Pangeran Alwaleed senilai 7,3 miliar riyal Saudi atau sekira Rp17,9 triliun (Rp2.451 per riyal Saudi).
Menurutnya, untuk membangun proyek yang akan menggantikan posisi Burj Khalifa Dubai sebagai gedung teringgi di dunia, dengan ketinggian mencapai 1.000 meter ini, pihaknya juga bekerja sama dengan beberapa perusahaan raksasa Arab lainnya, seperti Saudi Binladin Group (SBG) yang ikut menginvestasikan dana senilai 1,5 miliar riyal Saudi atau sekira Rp36,7 miliar.
Gambar model Kingdom Tower (foto: skyscrapercity)
"Kami bermaksud menjadikan Kingdom Tower untuk menjadi mesin ekonomi sekaligus simbol baru kebanggaan ekonomi dan budaya Kerajaan Arab Saudi kepada masyarakat dunia," kata Executive Director, yang juga pengembang dan investor lokal perusahaan anak grup KHC, dan juga salah satu anggota dalam Jeddah Economic Company Talal Al-Maiman.
Dengan total area konstruksi seluas 500 ribu meter persegi (m2), Kingdom Tower nantinya akan difungsikan sebagai bangunan mixed-use, yang akan diisi oleh jaringan hotel Four Seasons, layanan apartemen dari Four Seasons, perkantoran kelas pertama, kondominium mewah dan observatorium yang lebih tinggi dari yang ada saat ini di dunia.
Meskipun pembangunan proyek ini di lain pihak juga mendapat kecaman dan ketidaksetujuan banyak pihak, namun, nyatanya lisensi untuk membangun Kingdom Tower telah diperoleh dari pemerintah Kota Jeddah pada 19 Februari lalu. KHC sebagai pemilik utama proyek ini pun tak mau ketinggalan waktu dan kesempatan untuk segera membuktikannya kepada seluruh dunia.
(rhs)
Rabu, 21 November 2012
Petani Jeruk
Alkisah, hiduplah seorang petani yang terkenal karena kualitas jeruknya. Pada suatu hari, tetangganya bertanya apakah petani itu bersedia membagi sedikit benih dari kebunya. Petani itu langsung setuju dan memberikan tetangganya sedikit benih. Si tetangga begitu gembiranya sampai-sampai ia pergi memberi tahu teman-temanya.
Begitu mendengar kedermawanan petani itu, salah seorang tetangga menemui pak petani untuk bertanya apakah ia juga. Bisa mendapatkan sedikit benih dari petani itu. Tanpa ragu, pak petani memberikan segenggam penuh. Segera saja kabar tersebut beredar dikota. Petani itu pun menerima permintaan benih dari hampir semua petani diwilayah itu dan ia memberikan benih-benihnya secara ikhlas.
Si anak mengamati ayahnya memberikan benih- benih jeruk mereka yang berharga. Anak itu tidak bisa memahami mengapa ayahnya berbuat begitu. Maka, pada suatu hari, ia betanya kepada ayahnya.
"ayah, kalau ayah memberikan benih-benih itu, apa ayah tidak takut tidak lama lagi semua orang akan menghasilkan jeruk yang kualitasnya persis sama dengan jeruk kita?" katanya dengan penuh kekhawatiran." jeruk kita nanti tidak unik lagi."
"nak, pahamilah sesuatu yang sangat penting dalam hidup ini. Semua yang kita lakukan mempengaruhi orang lain. Begitu pula apa yang dilakukan orang -orang lain juga mempengaruhi kita. "
"saya tidak paham, ayah" tanggap anaknya begitu bingung.
"begini, kita harus tetap mempertahnkan jeruk agar tetap bemutu, bukan? Dan, kau tahu betul bahwa angin akan meniup serbuk sari dari bunga- bunga jeruk dan membawa kemana- mana. Angin tidak pilih- pilih anakku. Sewaktu ia berhembus dibawanya sebuk sari kita, juga serbuk sari lain sepanjang perjalanan. Dan serbuk- saerbuk sari itu akan . . ."
"saya paham, ayah! Serbuk- serbuk sari itu akan melakukan penyerbukan silang, dan, cepat atau lambat, jeruk- jeruk kita juga akan terpengaruh!" ujar si anak dengan penuh semangat.
"ya. Jadi, supaya kita bisa mempertahankan jeruk bermutu tinggi, jeruk- jeruk tetangga kita juga harus bermutu baik."
Selasa, 03 April 2012
Tips Menghadapi Wawancara Kerja
1. Jika kamu dipanggil wawancara, konfirmasikan segera bahwa kamu bisa hadir pada waktu yang ditentukan. Jika kamu tidak bisa datang sesuai jadwal, jujurlah, dan tanyakan kemungkinan untuk membuat janji di lian waktu.
Minggu, 01 April 2012
Limbah Tahu Bisa Jadi Pengganti LPG
Widiatmini selaku koordinator program pengembangan energi biogas pada industri tahu untuk mendukung cluster mandiri energi dan mitigasi gas rumah kaca, mengatakan, industri tahu menghasilkan emisi gas rumah kaca terbesar disamping industri tapioka.
Pengolahan limbah tahu cair dapat mengurangi pencemaran lingkungan dan membantu pemenuhan energi bagi masyarakat sekitar, katanya.
Di Indonesia saat ini terdapat 84.000 industri tahu dan jumlah limbah cair yang dihasilkan mencapai 20 juta m3 per tahun, jika dikelola total emisi gas rumah kaca yang bisa dikurangi hampir satu juta ton per tahun, katanya.
PTL BPPT mengolah limbah cair industri tahu dari satu meter kubik limbah menjadi 6.500 liter biogas. Teknologi yang digunakan adalah Fixed Bed Reactor. Pengembangan dilakukan di desa Kalisari dan Cikembulan Kabupaten Banyumas dengan bantuan pendanaan dari Kementerian Riset dan Teknologi.
Dari percontohan yang sudah dibangun di dua desa tersebut, biogas yang dihasilkan dimanfaatkan oleh 50 rumah tangga untuk menggantikan LPG. Total penghematan LPG yang diperoleh 90 ton per tahun dan reduksi emisi CO2 sebesar 184 ton per tahun.
sumber: kompas.com
Rabu, 28 Maret 2012
wah, ada mesin BBA (Bahan Bakar Air)
Tips membangunan rumah hemat
Siapa sih yang tidak ingin memiliki rumah, yang besar, bagus, mewah tetapi dengan harga pembangunan yang terjangkau, terlebih sekarang harga material terus merangkak naik dari tahun ke tahun. tapi tenang saya baru mendapatkan tips dari kompas. com. bagaimana membangun rumah yang hemat itu.Yuk langsung dibaca!!!!
Bambu Juga dapat menjadi Bahan Bakar,loh!
kerusuhan soal bahan bakar yang menyisakan stok lebih kurang untuk beberapa puluh tahun kedepan ternyata membuat banyak ahli untuk mencari solusi. salah satu yang baru ditemukan kembali oleh para ahli adalah pemanfaatan tanaman bambu sebagai bahan bakar alternatif. untuk lebih jelasnya yuk kita baca lanjutanya: Selasa, 27 Maret 2012
Senin, 26 Maret 2012
SD jadi Dokter, SMU jadi Ahli Konstruksi
Perpisahan SMK N 2 Bengkulu /Teknik Gambar Bangunan/2010 |
dah lama juga ya saya tidak posting dan kali ini zen ini mengisi blog ini dengan pengalamanku mengapa diriku sampai memilih jurusan teknik sipil ini. Jalan yang berliku-liku, terjal, panas, perih, tangisan. (Stop lebay bangat sih)hehehe dan akhirnya aku berhasil.
Rabu, 02 November 2011
REKAYASA LALULINTAS
- kementrian no.56
- kementrian no.3 tahun 1994 tentang pemakain jalan dalam berlalulintas.
Senin, 24 Oktober 2011
DAMPAK PEMBANGUNAN BENDUNGAN
Senin, 29 Agustus 2011
Tentangku
saya sangat suka dalam bidang perencanaan dan konstruksi, dan ku bercita- cita ingin menjadi ahli konstruksi terbaik. walaupun itu mimpi yang entah terbukti atau tidak, dengan backround sekolah yang tak terlalu unggulan, tapi kuyakin emas kanselalu dicari walupun dalam lumpur.^_^







